KIAT AGAR ANAK TERBUKA & MENDENGARKAN ORANGTUA

Published on 09 April 2018

PENDAHULUAN
Gadget dan semua sarana komunikasi modern adalah anugerah Umum dari Pencipta sebagai buah ilmu pengetahuan dan teknologi. Sayangnya, gadget dan Game sering dikambinghitamkan saat muncul konflik antara orangtua dengan Anak. Tak jarang anak dihukum dengan cara gadgetnya disimpan.

Sumber masalah konflik anak dengan orangtua adalah miskinnya hubungan batin antara orangtua dengan anak. Bukan karena ada gadget, atau anak banyak bermain Game. Bukan.

Hubungan batin dibentuk oleh pengalaman (batin) bersama antara anak dengan orangtua, sesuai dengan bahasa cinta setiap anak. Apakah itu dengan bermain, bercerita, traveling, nonton, olahraga, diskusi, makan bersama, dsb sesuai dengan kesukaan atau bahasa cinta anak2.

Read more...
 

Mama Selalu Mengorbankan Punggungnya

Published on 15 May 2017

Masih segar diingatan, saat kecil kami sering  menjadi sasaran kemarahan Papa. Karena pengaruh alkohol Papa cenderung cepat marah. Kalau lagi kesal ada saja barang yang dia lempar, atau memukulkannya kepada anak yang ada di dekatnya. Sering pukulan itu meninggalkan bekas, biru atau lembam. Sakit tidak hanya fisik tapi kami terluka secara psikhis. Saat kami dipukul, mama selalu ber sedih hati. Mama selalu waspada jika Papa lagi marah, dan mengawasi jangan sampai Papa memukul kami.

Suatu hari Papa merasa uangnya hilang, lalu menuduh abang kelima mengambil. Mendadak Papa naik pitam dan mengambil kopelnya  dan memukul Abang. Mama dengan gesit memegang si Abang, sambil memberi punggungnya ke arah Papa. Pukulan itu mengenai Mama, karena itu Papa berhenti memukul, sementara si Abang diminta Mama keluar dari rumah.

Read more...
 

Peran Ayah Membentuk Karakter Seks Putrinya

Published on 10 December 2016

KOMPAS.com - Kasus-kasus seks pranikah makin banyak. Selain mengindikasikan adanya masalah dalam sistem keluarga, khusus untuk remaja, seks pranikah menunjukkan miskinnya informasi yang didapat anak lewat orangtuanya. Tentu saja, orangtua tidak bisa berharap banyak jika informasi mengenai seks diberikan saat anak menjelang remaja; apalagi kalau mereka mulai mengenal lawan jenis atau berpacaran.

Penjelasan itu sebaiknya diberikan sejak dini, ketika anak mulai bertanya-tanya soal tubuhnya. Orangtua membangun atmosfer yang menyenangkan bagi anak untuk berdiskusi, kemudian menggunakan setiap kesempatan secara sadar untuk memberi penjelasan, sedikit demi sedikit, sesuai pengertian anak-anak kita.

Read more...
 

Page 1 of 7