CV Julianto Simanjuntak

Pdt. Dr. Julianto Simanjuntak, MDiv, MSi.

Menikah dengan Roswitha Ndraha
Dikaruniai 2 Putra Josephus (25, lulusan Desain grafis Ateneo De Manila) dan Moze (21, studi komunikasi di Dallas Texas, US)

Julianto Simanjuntak menempuh
Studi teologi di STT- I3 (1988), S1 konseling pastoral dari UKSW Salatiga, S2 konseling dari STTRI (MDiv, STRI Jakarta). Juga studi S2 bidang Sosiologi agama dari UKSW dan S3 dari STT JAFFRAY.

Sebelum menjadi Konselor keluarga, Pdt. Julianto Simanjuntak adalah Staf Pelayanan Mahasiswa dan Siswa (PERKANTAS) tahun 1988-1991. Menggembalakan Jemaat GKMI di Jakarta tahun 1991-1996 dan menjadi Wakil Sekretaris Umum Sinode GKMI di Semarang 1999-2001. Terakhir menjadi pimpinan Pusat Konseling milik Gereja Reformed (GRII) Jakarta.

Julianto dan Witha memiliki kerinduan yang besar agar tahun 2030 di setiap kota berdiri satu pusat konseling di Indonesia. Tersedianya psikolog, psikiater dan konselor serta Rumah Sakit Mental (Mental Hospital) secara merata di tanah air.

Untuk itu sejak 2002 Julianto, Roswitha dan tim rutin kampanye pentingnya konseling dan kesehatan mental keluarga ke lebih 100 Kota, 33 Propinsi dan manca negara

Mereka mendidik para konselor bekerja sama dengan beberapa STT & Sinode, di 10 Kota. Juga menyediakan pendidikan sertifikasu Konseling di beberapa Kota bagi para awam yang rindu belajar Konseling (Program dua tahun)

Mereka mendirikan LK3 atau LEMBAGA KONSELING KELUARGA KREATIF (LK3) tahun 2002. Mendirikan Peduli Konseling Nusantara (PELIKAN INDONESIA) tahun 2009

Selain itu Julianto dan Roswitha
menulis buku- buku konseling keluarga dan pendidikan anak. Mereka telah menulis lebih dari 25 judul. Beberapa diantaranya: Seni Merayakan Hidup yang Sulit, Mencinta Hingga Terluka, Perlengkapan Seorang Konselor, Hidup Berguna Mati Bahagia
dan Banyak Cocok Sedikit Cekcok

Program utama mereka adalah menyediakan retreat Pasutri yang dikenal dengan Retret Keluarga Kreatif, LK3

Kontak
IG: Julianto_Simanjuntak Web: JuliantoSimanjuntak.com

Mereka menulis lebih dari 25 judul buku Konseling keluarga baik sendiri atau pun bersama Tim.  Beberapa judul buku Julianto Simanjuntak dan Roswitha Ndraha  antara lain:

1. Seni Merayakan Hidup yang Sulit
2. Mencinta Hingga Terluka
3. Kesehatan Mental dan Masa Depan Anak
4. Perlengkapan Seorang Konselor
5. Hidup Berguna Mati Bahagia
6. Mendisiplin Anak Dengan Cerita
7. Kompak Mengasuh Anak
8. Membangun Harga Diri Anak
9. Mengubah Pasangan Tanpa Perkataan
10. Mendidik Anak utuh Menuai Keluarga Tangguh
11. Banyak Cocok Sedikit Cekcok
12. Seni Merawat Keluarga
13. Bersahabat Dengan Remaja
14. Membangun Karakter Seksual Anak
15. Merekayasa Lingkungan Anak
16. Alat Peraga di Tangan Tuhan
17. Konseling dan Amanat Agung
18. Pendeta: Panggilan, Keluarga dan Pelayanannya
19. Alasan-Alasan mempertahankan Perkawinan
20. MENGENALI MONSTER PRIBADI: Seni Pemulihan Diri dan Pohon Keluarga
21. Kebisuan Para Ayah (ebook)
22. Merawat Luka Batin Anak (Ebook)
23. Program Gereja Berbasis Keluarga (Ebook)
24. Membangun Kepuasan Karier dan Pernikahan (Ebook)
Dll

Buku- buku mereka di endorse atau mendapat pujian dari Jakob Oetama (Chairman Kompas Gramedia), Prof. Irwanto PhD, Prof. Dr Wimpie pangkahila, Prof. Taliziduhu Ndraha, Prof. Mesach Krisetya, DR (HC) Jonathan Parapak, James Riady (CEO Lippo Group), dll.

Julianto Simanjuntak

 

 

Testimoni Buku

Paul Gunadi PhD
(Gembala Sidang, Dosen dan Konselor)
“Secara pribadi saya menikmati buku  Banyak Cocok Sedikit Cekcok.  Tuhan telah melengkapi Julianto dan Roswitha  bukan saja dengan pengetahuan yang dalam tentang dinamika pernikahan dan persiapannya, tetapi juga pengalaman yang kaya dalam menangani masalah keluarga.  Buku ini sangat baik digunakan sebagai panduan pranikah, dan bahkan bagi yang sudah menikah. Kisah-kisah pribadi ini menyentuh sekaligus menambah pemahaman kita akan dinamika pernikahan.”
Prof. Irwanto, Ph.D. (Guru Besar Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta)
“Buku Mencinta Hingga Terluka tidak sekedar berteori tetapi bertutur tentang hidup, contoh nyata, dan keimanan yang berakar pada rasa yang dapat kita maknai bersama.”
Prof. Dr. FG. Winarno
“Buku Seni Pemulihan Diri karya  Julianto meski sederhana tetapi sangat menyentuh hati saya.”
Jonathan Parapak (Rektor UPH)
“Buku Seni Merayakan Hidup yang Sulit memberikan kita inspirasi untuk selalu berpengharapan dalam mengarungi berbagai tan-tangan kehidupan.”
James Riady (CEO Lippo Group)
“Tuhan punya tujuan untuk setiap kesulitan kita. Dia yang Maha Kasih tidak mungkin mengizinkan kesulitan tanpa maksud baik. Buku Seni Merayakan Hidup yang Sulit  memberikan kita wawasan bagaimana kita menjalani penderitaan dari perspektif Tuhan.”
Anne Parapak, M.A. (Praktisi Pelayanan Keluarga)
“Membina anak adalah misi yang berdampak kekal. Alangkah pentingnya kita mempunyai visi yang jelas dan membekali diri mengemban tugas yang mulia ini. Buku Tidak Ada Anak Yang Sulit mengajarkan kita banyak hal tentang mendidik anak.”
Dr. Dwidjo Saputro, Sp.KJ. (Psikiater)
“Buku Bebas dari Gangguan Jiwa  karya Julianto sangat bermanfaat bagi para konselor di Indonesia dalam melakukan konseling, terutama masalah gangguan jiwa.”
Prof. Dr. Mesach Krisetya (Guru Besar Emeritus Bidang Konseling - UKSW)
"Karunia membedakan roh, merupakan salah satu karunia rohani yang kita butuhkan untuk mendiagnosa gangguan jiwa.  Buku Bebas dari Gangguan Jiwa  ini menolong pembaca bagaimana melaksanakannya."
Prof. Taliziduhu Ndraha (Kybernolog):
”Buku Seni Merayakan Hidup yang Sulit sungguh bernilai karena isinya tidak sekedar pengetahuan tetapi pengalaman jatuh-bangun hidup penulis sendiri.  Di sini  Penulis  membagikan nilai-nilai hidup yang bermakna bagi sesama ”pengembara” agar dapat merayakan  Hidup Yang Sulit.”.
Prof. Irwanto, Ph.D (Guru Besar Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta)
”Dalam buku Seni Pemulihan Diri Anda akan berkenalan dengan teman-teman Penulis  yang berbagi pengalaman hidup. Pengalaman yang dapat membawa para pembaca ke dalam proses belajar untuk mengenal diri sendiri dan menggunakan pengetahuan itu untuk menyelesaikan berbagai persoalan hidup yang menggelayuti Anda bertahun-tahun.”
Andrias Harefa :
”Buku Seni Merayakan Hidup Yang Sulit  sarat dengan kesaksian-kesaksian dari orang-orang yang diterpa badai-badai kehidupan. Penulis menantang pembaca untuk mendefinisikan ulang makna kesulitan dan masalah-masalah kehidupan, agar dapat tetap merayakan dan mensyukuri hidup itu sendiri sebagai anugerah dan rahmat besar.”

Galeri Aktivitas

Memberi seminar SELF HEALING bagi sekitar 200 orang, mayoritas  TKI di hongkong, 1 mei 2014.

 

Julianto Simanjuntak dan Roswitha Ndraha memberi pelatihan pendidikan bagi guru-guru PAUD di kota Banyuwangi, thn 2014

 

Seminar Konseling makasar 2014

 

Julianto Simanjuntak memimpin pelatihan sertifikasi Konselor bagi tenaga Konselor Pelikan-LK3 di jakarta, Bali, Makassar dan Tangerang, 2014.

 

Julianto Simanjuntak dan Roswitha Ndraha memberi pelatihan dan seminar pendidikan pada 400 guru di sebuah sekolah di jakarta, thn 2014.

 

Retret mahasiswa pembelajar Konseling Jaffray tahun 2011.

Galeri Aktivitas

Training para Leader GBI Rock Bali.

GBI Rock Bali

 

Training Konseling untuk Leader, GBI Rock Denpasar, Bali

GBI Rock Bali

 

Workshop Self Healing untuk Pendeta dan pasangan kerjasama db Bali Partnership di Hotel Harris Denpasar

Workshop Self Healing

 

Seminar Seks dan Kebahagiaan Keluarga di GBT Alfa Omega Surabaya

Seminar Seks dan Kebahagiaan Keluarga

 

Seminar Self Healing di GBT Alfa Omega Surabaya

Workshop Self Healing

 

Workshop Konseling untuk para Pendeta GKII se Sulawesi Utara di Manado

Galeri Aktivitas

Seminar di GIII Jepang

Seminar GIII Jepang

 

Seminar Pasutri Gereja Kristus Lampung

Seminar Pasutri

 

Kunjungan Misi ke Davao Philipina

Kunjungan misi Davao Pholopona

 

Seminar Konseling untuk pengerja GBI TABGHA Batam

Seminar Konseling

 

Seni Merayakan Hidup yang Sulit di GBI Tabgha Batam

GBI Tabgha Batam

 

Seminar LGBT di GKMI Kudus

 

Retret Pendeta gereja-gereja Metodis Indonesia di Parapat

Retret pendeta Metodis